20
Mar
09

H min 1 Sebelum pengumuman tes wawancara

Hufh, , udah lama aku gak nulis blog lagi. Sudah 2 minggu ya? He3. Sama seperti sebelumnye, , hari ini (hari saat aku nulis ini) adalah H min 1 sejarah dunia akan tercipta. “Pengumuman Hasil Tes Wawancara” *ta-da*

Aku mu bagi-bagi cerita tentang pengalaman tes wawancaraku nie, pertama-tama:

untitled-1-copy1

*ENG-ING-ENG*

Yups, ini adalah dandanan ku yang paling pol! Gimana? Oke kan? Hwehehehe. (Percaya gak percaya, foto ini udah di edit pake Photoshop koq tetep item yak?) 😦

Kala itu, aq lagi trouble ma doi. Hal itu membuat gue gak niat sama sekali beranjak dari tempat tidur, sedangkan jam udah menunjukkan jam 10.00 AM. Kemudian gumpalan hitam (arti: teman gw (arti: R*za)) datang ke Kost ku. Dia wawancaranya jam 10.45 AM, sedangkan gue agak siang, jam 12.45 PM. Jam 10.15 AM Reza berangkat, maka tinggallah aku sendiri. Karena aku cuma sendirian tanpa sapa-sapa maka aku “–skip–“. Jam telah menunjukan pukul 11.00 AM. Reza datang membawa kabar, kalo dosen yang mewawancarai tu JUTEK. Oh Shit! It made me a little tickling (Oh Sial! Hal itu membuatku merinding)

Katanya sih Reza yang ambil jurusan Arsitek, dia disuruh nggambar. Oh tidak! Aku harus persiapan apa yang akan ku gambar nanti. Mungkin law di teknik elektro gw pantesnya nggambar kabel kali yak?

Anw. . . that was gak penting, ,

Gue berangkat ke rumah yayank dulu minta doanya dan minta pinjeman sepatu hitam bapaknya. Ho3. Tp jujur hawanya masi gak enak ma doi. Tp apa mw d kata, gw musti pergi. Gw cabut dari sana jam 11.45 AM dan mpe disana jam 11.45 AM (Ya gak lah!)

Sambil nuggu giliran dipanggil (jam 12.20), gw ngobrol-bgobrol dulu ma anak lampung. Sebenernya dia dulu yang ajak ngomong. Ngobrol macem-macem, tapi koq akhirnya rada-rada menakutkan gitu deh. . . “Dia Minta no HP ku!!” *eng ing eng aang*. No!! Apa dia itu homreng?! 😦 I was afraid. . .

Ohokeh. . . Akhirnya giliranku di panggil datang juga. Bener-bener anjrit, karena nervous aq jadi lupa semua tata krama sebelum duduk, misalnya ngangkat kursi, naro tas dipinggir kursi, dkk. :(. That is my first fault : “Nyapa sok akrab *Siang, Pak!*, Duduk tanpa di persilahkan, dan Tas masih di gendong”. That’s Stupid.

Lanjut,

Pertanyaan yang pertama kali di muncratkan sama pak e adalah “Kenapa anda memilih UGM?”. Ah!! Tidak! Itu adalah pertanyaan tersulit bagiku, , and I can only say “Karena UGM bagus pak”.

. . . . . . . . . .krikkrik. . . . . . . . . .

“Trus? Ada hal lain? Kenapa koq nggak ITB aja gitu?”, “Nggak pak, lagi pula disini juga deket ma saudara kalo ada apa-apa”, “Memang kamu asalnya dari mana?”, “Sukabumi-Jabar, pak”, “Kamu tinggal dimana?”, “Di Blunyah rejo pak, Ngekos”, “Lho katanya ada sodara?”. 😦 Oh tidak! Apa aku harus bilang kalo aku gak suka tinggal ma sodara dan membuat diriku keliatan seakan gak akur ma sodara sendiri. Aku terjebak! Oleh pikiran ku sendiri! “. . . .”

“Yakin dek? Bukannya ITB lebih deket, kan ITB di Bandung?”, “Yakin”, “Lha kalo kamu gak lulus di tes ini gimana? Mu nggambil Univ lain?”, “Enggak pak, saya dah rencana ikut UM-UGM” Ho3, semakin lama aku semakin terbiasa wawancara. . .  🙂

“Kalo MISALnya adek ikut tes ITB, dan UGM, dan kedua-duanya diterima di Tenik Elektro, Adek milih yang mana?”, “(Terdiam agak lama) Maaf pak, saya ambil ITB” Sial bgt! Aku keceplosan ngomong gitu, karena pak e yang tanya seakan memaksaku untuk menjawab ITB karena mang ITB terkenal ma TENIKnya. :(. Aku terjebak!! Lagi. ” Tapi pak, tapi, UGM juga bagus ding pak. Beneran pak, saya yakin milih UGM ding”, “Hehehehehehehe” Pak e ketawa.

That is my second fault and I guess it is my biggest fault: Aku seperti dikerjain layaknya anak kecil, dan aku terjebak 😦

“ITB apa UGM?”

“UGM”

“ITB apa UGM?”

“UGM”

“ITB apa UGM?”

“UGM!!”

“UGM apa ITB?”

“ITB, Pak!!!!!”

Hufh. . . My third fault is Aku nggak terlihat sepeti orang yang menerap kan PPKn. Of course all of you know what I mean.

“Adek kan pisah ma Ortu, lha terus caranya berkomunikasi gimana? Berapa kali sehari?”, “Ya itu tergantung, kadang 2 hari habis nelp, nelp lagi”, ” Yang ngehubungi selalu orang tua ya? Pernah kamu yang menghungi?”, “Saya juga sering telp koq kalo butuh uang”, “Hehehehe” Keduanya ketawa (NB: Yang mewawancarai 2 orang, yang 1 orang lagi Wanita)

“Apa adek punya temen yang kemana-mana selalu bareng?”, “Gak ada si mbak, tapi ada pacar”, “Ow jadi dah punya pacar, , apa jangan-jangan pacarnya mu masuk Teknik Elektro juga?”, “Enggak koq, pak. Dia mau masuk Akutansi”, “Oh gitu ya?”, “Iya pak”. Ho3 setelah tak pikir-pikir, inilah satu-satunya hal yang benar yang kulakukan. Karena dapat disimpulkan kalo aku gak ngikut-ngikut, aku yakin dengan pilihan ku di Teknik Elektro! Ha3.

dll deh. Masih banyak kesalahanku yang lain. Bener-bener parah dah. But, So what! Apa pun yang akan terjadi nanti, tiulah yang terbaik bagi kita. (Dah ngantuk nih gw, mpe bisa ngomong hal yang keren kayak gitu. hehehe)

Bye! And Wish me luck! Leave a comment, please! 🙂

Advertisements

0 Responses to “H min 1 Sebelum pengumuman tes wawancara”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Almanak

March 2009
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Record

  • 29,143 Kali diliat

Arsip

Explore

RSS Raditya Dika, dan hal bodoh lainnya

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Blognya Lukito

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Polling


%d bloggers like this: